30 Cara Sederhana Membahagiakan Orang-Orang di Sekitar Anda, yang Akan Membuat Mereka Sangat Terkesan

Banyak orang yang salah paham, bahwa untuk membahagiakan orang lain itu harus dengan cara memberikan hal-hal yang besar. Seperti halnya berlibur ke tempat mewah, makan di tempat mewah, lulus kuliah, dan lain-lainnya. Padahal, faktanya banyak kejadian hal-hal kecil menjadi sangat berarti bagi seseorang.


Karena sejatinya senengnya atau jengkelnya seseorang dengan kita, dikarenakan apa-apa yang kita lakukan setiap hari secara sadar maupun tidak sadar. Bukan karena satu-dua kelakuan kita yang tumben.

Seperti apa image yang Anda tampilkan pada dunia ini, tercermin dari setiap apa tindakan Anda, komentar Anda, sikap Anda, penampilan Anda, dan kebiasaan Anda. Dan hal-hal seperti itu bisa disadari semua orang hanya dalam waktu beberapa detik saat pandangan pertama.

Maka, bagaimana caranya membuat orang-orang di sekitar Anda jadi terkesan dengan Anda? Dengan 30 cara sederhana inilah, yang namun dampaknya luar biasa. Yang efeknya bisa jangka panjang, bahkan selama-lamanya.

1. Berpakaian yang Rapih

Orang lain tak bisa membaca hati Anda. Jadi jangan dipaksakan. Penampilan Andalah, hal yang pertama kali dilihat orang. Mereka melihat baju Anda, rambut, sepatu, dan lain-lainnya. Dari situ mereka membuat asumsi tentang Anda, belum lagi Anda bicara apa-apa. Sekiranya Anda mau mengesankan orang-orang, persiapkanlah dari pagi, untuk berpakaian yang optimal.

2. Tepat Waktu

Kalau Anda datengnya telat, apalagi nggak ada pemberitahuan apa-apa, jangan protes kalau jadinya orang bisa berprasangka macem-macem ke Anda. Sekiranya Anda sudah berjanji dateng di jam itu, maka datenglah beneran di jam itu. Menuggu orang yang telat itu sangat membosankan, bikin sebel aja.

3. Jangan Ingkari Janjimu

Di luar sana udah ada terlalu banyak orang yang hobi membuat janji yang tak bisa dijaganya. Mereka membuat sebuah janji, cuma agar orang-orang merasa enak aja beberapa saat. Besok-besok, tiba Anda mangkir langsunglah berubah perasaan enak itu menjadi marah, bahkan benci.

Kalau Anda nggak bisa memegang janji itu, maka jangan dibuat. Kalau Anda buat janji, pokoknya apapun yang terjadi, penuhilah janji itu.

4. Hargai Orang Lain

Mulai dari menghadapi yang lebih tua, yang lebih muda, yang lebih senior, yang junior, teman, keluarga, dan lainnya, semuanya harus dihargai. Kadang memang ada sesuatu yang menghalangi kita untuk menghargai mereka, karena ada sedikit perbedaan, gangguan, dan sebagainya. Tapi, justru dengan mulai menghargai mereka, barulah kita bisa melihat celah, yang bisa kita pakai untuk bernegosiasi meluruskan persepsi sama-sama.

5. Katakan “Tolong” dan “Makasih” Sesering Mungkin

Kedua kata tersebut adalah kata-kata magic. Dengan mengungkapkan perasaan Anda kepada orang, disertai kata-kata tersebut, bisa membuat orang lain klepek-klepek. Hehehe! Yah, dari situ kelihatan, bahwa Anda perhatian pada mereka.

6. Ikutlah Terlibat

Anda berminat di bidang apa, bergabunglah dengan komunitas tersebut. Anda minta dengan dunia bisnis, gabunglah dengan komunitas bisnis. Anda minat dengan komunitas One Day One Juz, ikutlah dengan grup tersebut. Jadilah kontributor kebaikan di suatu bidang.

7. Jangan Kebanyaan Megang HP

Ketika Anda sedang bersama-sama dengan seseorang, maka bener-benerlah bersama dengannya. Jangan malah berinteraksi sama orang lain yang jauh, lewat HP. HP itu, selain memang fungsinya membantu pekerjaan Anda, tapi juga punya efek samping berupa mengganggu pekerjaan Anda. Karena, HP itu hanya perlu dipakai pada saat-saat tertentu saja. Bukan pada hampir setiap detik, sampai-sampai orang di sekitar nggak diajak berinteraksi.

Artikel Lainnya:  Membangun Personal Brand

8. Murah Senyum

Senyum itu bisa menular. Bahkan, orang yang tak kenal dengan Anda saja, kalau ngasih senyum ke Anda, eh, secara alami Anda balas senyum juga. Karena melihat orang lain senyum itu, bisa membuat kita ada hal-hal yang subhanAllah, nikmat yang sangat patut kita syukuri. So, jangan biarkan perasaan seperti itu hanya ada pada di diri Anda saja. Bagikanlah ke orang lain juga.

9. Dukung Anak-Anak Anda

Agendakanlah waktu untuk ikut terlibat dalam aktivitas anak-anak Anda. Ketahuilah apa hal-hal yang mereka sukai. Ikuti pula permainan-permainan mereka. Serta dengarkan baik-baik setiap kata per kata yang mereka ucapkan. Maka bersyukurlah ketika besok-besok, mereka senantiasa berada di dekat Anda.

10. Setialah dengan Pasangan Anda

Kita sudah terlalu banyak mendengar cerita orang selingkuh dan bercerai. Hanya dengan bersikap jujur dan terbukalah, serta senantiasa mengikuti hukum syara’, hubungan Anda bisa benar-benar langgeng dan bahagia.

11. Berbicara dengan Jelas, dan Menjaga Eye Contact

Tunjukkanlah bahwa Anda memiliki kedekatan dengan orang yang Anda ajak berbicara. Dengan cara, berbicara dengan jelas, serta menjaga pandangan mata, agar tetap memandang ke arah lawan bicara. Jangan lihat kanan-kiri, bawah atas. Fokus, tunjukkan kepedulian dengan dirinya.

12. Bersih dan Wangi itu Bukan Perkara Terserah, Tapi Keharusan

Pastikan nafas Anda harum. Sikat gigi yang bener. Pakai diodoran. Pakai pakaian yang bersih. Begitulah seharusnya setiap hati. Kalau ngomong dengan nafas yang bauk, ketiaknya bauk, bajunya dekil lagi, orang pun males bawaannya.

13. Sedikit Melawak

Dengan ice breaking, bisa menghidupkan suasana yang tadinya suram. Dan bikin orang jadi merasa cerah memandang sekitarnya. Pastinya, gunakan di saat-saat yang pas.

14. Jangan Ngunyah Permen Karet

Meski memang, kalau sama keluarga sendiri atau sama dengan teman-teman lama gitu, yah nggak apa-apalah.. Tapi kalau udah ketemu para mastah, profesional gitu, janganlah.

15. Sapa dengan Salam, Atau Pelukan, Atau Cupika-Cupiki

Salaman, pelukan, dan cupika-cupiki, bener-bener efektif untuk menggambarkan perasaan peduli Anda kepada mereka. Pastinya, sesuaikan dengan situasi, serta siapa yang mahrom dan non-mahrom.

16. Jadilah Diri Sendiri

Ketahuilah apa-apa saja rencana Anda, dan selaraskan kelakuan Anda sehari-hari guna merealisasikan rencana-rencana Anda.

17. Sedekahkan Tenaga, Waktu, dan Uang

Bantu orang lain mencari bendanya yang lupa ditaruh dimana, singkirkan duri dari jalanan, hadiri undangan orang, dan sebagainya.

18. Dengarkan Bak-Baik

Ketika seseorang berbicara dengan Anda, maka dengerinlah baik-baik. Dengerin baik-baik. Jangan pikirin dulu mau ngerespon gimana dan jawab apa ketika mereka masih berbicara.

19. Berikan Apresiasi

Anda lihat, apa suatu atau lebih keunggulan yang ada pada diri seseorang itu? Apresiasilah secara natural. Ntah itu prestasinya di Kampus, pencapaian di Kantor, strategi bisnis, pemikirannya, keshalehannya, dan lain-lainnya.

Artikel Lainnya:  7 Cara Melatih Kesabaran, Banyak yang Gak Praktekkan Ini Jadi Sering Stress

20. Manajemen yang Baik

Milikilah to-do list akan agenda harian/mingguan/bulanan/dan seterusnya. Ketahui perhitungan dan teknis bagaimana merealisasikan suatu rencana. Simpanlah barang-barang dengan rapih dan tertata baik, supaya kalau mau dipakai, nggak nyari-nyari lagi karena lupa taruh di mana, kamarnya berantakan.

21. Fokus Melihat Hal Positif Berupa Solusi dari Segala Hal

Apapun yang terjadi, pasti itu sudah yang terbaik untuk Anda dalam artian lingkaran yang di luar kuasa Anda. Ambillah apa pelajaran yang bisa diambil. Sekiranya suatu kejadian itu berupa masalah yang mengganggu kebutuhan Anda, maka tetep positif berupa pikirin apa solusi preventifnya maupun solusi pengatasannya. Jangan fokus menikmati rasa sakit dari masalah tersebut melulu.

22. Bagi-Bagi Ilmu dan Informasi

Anda pasti memilki sebuah keunggulan tertentu. Ntah itu Anda paham tentang topik kesehatan, mahir marketing, dan tips trik suatu bidang pekerjaan, beritahukanlah ilmu dan informasi tersebut ke orang-orang.

23. Miliki Kendaraan yang Bersih

Penampilan kendaraan Anda bisa jadi cerminan dari pemiliknya. Jangan sampai orang lain berasumsi kendaraan Anda yang kotor, sama dengan hasil manajemen Anda terhadap hal lain itu juga kotor.

24. Tolonglah Orang

Begitu ada kesempatan untuk menolong seseorang, tolonglah dia. Karena kerapnya kesempatan emas seperti itu nggak dateng dua kali.

25. Peduli dengan Orang Lain

Jangan pelihara mental block akan segan mengungkapkan perasaan kepada orang lain. Ungkapkanlah, kepedulian Anda terhadapnya.

26. Ngaku Salah

Karena manusia bukan malaikat, wajarlah membuat kesalahan. Maka, ngakulah kalau memang salah. Kemudian ikhtiarkan perbaikan apa yang bisa Anda lakukan, serta pencegahan apa yang bisa Anda lakukan, supaya kesalahan itu nggak terjadi lagi. Karena manusia bukan setan, wajarlah kalau ada perbaikan.

27. Jangan Ngelawan

Kadang ntah sengaja atau tidak sengaja, akan ada saat seseorang membuat Anda sakit hati. Ntah itu gara-gara dia ngomong kasar ke Anda, merusak barang-barang Anda, merepotkan Anda, dan sebagainya. Yah, Anda bisa pertimbangkan. Manfaat apa yang akan Anda dapatkan kalau ngelawan ataupun sabar, serta kerugian apa yang akan Anda dapatkan kalau ngelawan ataupun sabar? Mau bermanfaat atau berugi?

28. Travelling

Sering kita terbantu, oleh seseorang yang tahu jalan, ketika kita nggak tahu jalan. Juga, oleh orang yang paham suatu momentum, ketika kita nggak tahu momentumnya. Kenapa ada orang yang bisa banyak tahu jalan dan momentum tersebut, karena dia kerap berkunjung kemana-mana. Kalau sudah begitu, kan enak. Orang lain bisa terbantu karena kita.

29. Update Berita

Ntah itu via twitter, RSS Reader, atau lainnya, terserah Anda. Ketahuilah apa yang tengah terjadi di dunia ini. Agar mana tahu ada sebuah kemungkaran, Anda bisa mencegahnya lain waktu kalau akan terjadi lagi, maupun memberikan solusinya kalau sudah terjadi. Jadilah rahmat semesta alam.

30. Perbanyak Pengalaman

Jika Anda dihadapkan dengan sebuah penawaran yang luar biasa, terimalah, agar Anda dapat pengalaman. Apalagi kalau itu adalah hal baru yang selaras dengan tujuan Anda.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar

BAGIKAN

Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.