AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus…

AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus...
AKU KUAT, karena aku tahu kelemahanku. AKU MENAWAN, karena aku sadari kecacatanku. AKU BERANI, karena aku mengakui ketakutanku. AKU BIJAK, karena aku mengevaluasi kesalahanku. AKU BISA MENCINTAI, karena aku sudah tinggalkan kebencian. AKU BAHAGIA, karena aku sudah letih bersedih terus…
Artikel Lainnya:  Jika maaf adalah obat, maka perlakuan baik adalah vitamin.
BAGIKAN
Al-Faqir ilAllah. Menekuni dunia blogging dan Search Engine Optimization Marketing sejak tahun 2011. Suka martabak dan es krim. Hidup untuk mabda' Islam.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar