6 Plesetan “Om Telolet Om” Ini Inspiratif Banget! Lebih Bermanfaat Dibahas daripada “Om Telolet Om” yang Asli

Plesetan
Sumber ilustrasi: fotodakwah.com

Akhir-akhir ini di social media sedang ramai mambahas konten tentang “Om telolet Om” yang demikian booming.

Semua itu bermula dari sebuah video, di mana ada beberapa orang berada di pinggir jalan menunggu mobil Bus. Namun mereka bukannya langsung naik Bus tersebut, melainkan ingin mendengarkan bunyi klakson Bus yang cukup unik, “telolet telolet” begitu. Maka, beberapa orang tersebut meminta sang supir untuk membunyikan klakson tersebut, “Om, telolet Om..”.

Setelah itu, bermunculan pula kejadian-kejadian serupa yang notabene ‘di-video-kan’ juga. Beberapa di-upload ke Instagram, Facebook, dan YouTube; kemudian jadi viral.

Selain itu, bermunculan pula plesetan-plesetan fenomena “Om telolet Om” seperti itu, namun dalam bernunansa yang lebih positif dan bermanfaat, bukan sekadar hiburan semata.

Nah, setidaknya, ada 6 yang hemat kami temukan. Berikut ini dia.

1. Om sholat Om 

Konten terkait “Om Sholat Om” juga lumayan banyak dibuat dan didistribusikan. Coba saja Anda ketik “Om Sholat Om” di kontak pencarian facebook, maka akan terlihat banyak konten-konten demikian.

Sebenarnya mengatakan “Om telolet Om” itu hukumnya mubah-mubah saja. Karena hanya untuk mencari hiburan. Namun, tentu lebih baik apabila kita melakukan hal yang wajib dan sunah daripada yang mubah. Misalnya, mengingatkan orang lain untuk sholat. Maka tentu lebih baik pula bila di Pinggir jalan kita membentangkan poster bertuliskan “Om Sholat Om”. InsyaAllah lebih berkah dan berpahala.

Terlebih lagi, tidak sedikit kan ada beberapa oknum supir kendaraan yang lalai tidak sholat. Meski tentu saja kita tidak menggeneralisir dan men-judge semuanya seperti itu. Banyak juga kok supir yang sholat. Bisa jadi juga mereka musafir yang jauh, maka dapat keringan melakukan sholatnya. Namun, kalau konteksnya hanya sekadar mengingatkan saja, itu kan bagus. Right?

2. Om sholawat Om

om sholawat om

Yang tidak kalah dan jelas-jelas baik adalah sholawat. Betapa tidak, keutamaan bersholawat itu sungguh luar biasa. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَىَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

Artikel Lainnya:  Kata Orang Ini Semua Masalah Bisa Diselesaikan Pakai Uang, Tiba-Tiba Dia Sadar Salah Hanya Karena 'Hal Kecil' Ini

Tentunya kita tidak membentur-benturkan antara sholawat dengan telolet. Karena itu tadi kan, telolet tersebut hukumnya mubah-mubah saja. Silahkan saja sebagai hiburan sesekali. Asal proporsional. Namun, ada hal yang jelas jauh lebih baik dari itu. Tidak ada salahnya dan bahkan sangat dianjurkan bila kita tidak hanya mengagendakan aktivitas suara telolet, namun justru lebih dominan dengan dengan sholawat, right?

3. Om hati-hati Om

Kalau yang ini jelas bermanfaat. Karena memang umumnya setiap orang yang hendak berada di perjalanan, maka kita katakan padanya untuk hati-hati di jalan, hehehe…

4. Om Aleppo Om

Sampai saat ini kekacauan di Suriah masih berlangsung. Sebagai seorang muslim, tentu kita harus peduli akan hal ini.

Maka penting bagi kita untuk senantiasa mengajak orang lain untuk peduli dengan saudara-saudara kita di Aleppo. Cara pedulinya bisa berbagai macam, sesuai kesanggupan kita. Bisa dengan do’a, bantuan dana, bantuan logistik, membentuk opini agar para mujahid mukhlis di sana tetap semangat dan istiqamah, membentuk opini agar penguasa-penguasa negeri muslim mau mengirimkan tentaranya ke sana untuk membantu para mujahid mukhlis, dan sebagainya.

Ingatlah hadits berikut:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمْ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمْ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمْ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمْ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ وَمَنْ بَطَّأَ بِهِ عَمَلُهُ لَمْ يُسْرِعْ بِهِ نَسَبُهُ

Dari Abu Hurairah Radhiallahuanhu, dari Rasulullah Shallallahu ’Alaihi wasallam bersabda: Siapa yang membantu menyelesaikan kesulitan seorang mukmin dari sebuah kesulitan di antara berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan salah satu kesulitan di antara berbagai kesulitannya pada hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupkan aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan selalu menolong hambaNya selama hambaNya itu menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah sebuah kaum yang berkumpul di salah satu rumah-rumah Allah (maksudnya masjid, pen) dalam rangka membaca kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi para malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk yang ada di sisiNya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.” (HR. Muslim, At Tirmidzi)

Artikel Lainnya:  Aneh! Kata Orang, Begini Biasanya 6 Ciri Laki-Laki Jantan (Tapi Bisa Jadi Mereka Salah)

5 Om diskon Om

Ternyata booming-nya “Om telolet Om” ditumpangi oleh sebagian Perusahaan yang tengah mengadakan promo produk atau jasanya. Hal ini ada bersliweran di Beranda saya. Ada yang diskon properti, diskon tas, diskon software, dan sebagainya.

Nah, bagi Anda yang juga punya bisnis, tidak ada salahnya coba gunakan tips ini untuk mendapatkan perhatian calon pelanggan Anda, hehehe!

6. Om telolis Om

Selain “Om telolet Om”, sebagian netizen juga membicarakan dugaan terorisme yang masih simpang siur siapa pelakunya, apa tujuannya, dan apa motifnya kenapa sembunyi-sembunyi terus-menerus.

Hal ini juga patut kita waspadai. Baik mewaspadai terorisnya kalau memang ada, maupun opini terorisme yang simpang siur seolah mengalihkan konsentrasi kita untuk mengantisipasi ancaman-ancaman negeri ini yang lebih jelas sudah berbahaya; seperti misalnya korupsi, narkoba, penjajahan negara asing, proxy war, dan sebagainya.

Nah, begitulah setidaknya 6 plesetan “Om telolet Om” yang cukup bermanfaat kita bahas, daripada “Om telolet Om” yang sebenarnya.

Barangkali ada plesetan “Om telolet Om” lainnya yang bermanfaat yang Anda ketahui? Kalau ada, silahkan share di kotak komentar ya! 😉

BAGIKAN
Reyigh Pakaldolok
Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya. Dan salah satu cara menjadi manusia yang bermanfaat adalah dengan menulis. InsyaAllah...

Bagaimana menurut Anda?

Komentar