7 Cara Menghilangkan Rasa Cemburu yang Berlebihan

Cara Menghilangkan Rasa Cemburu yang Berlebihan

Sifat cemburu hampir bisa dipastikan dialami oleh setiap orang. Karena bisa jadi cemburu merupakan emosi yang normal.

Akan tetapi, sama seperti emosi yang berarti amarah, sering kali cemburu juga sulit dikontrol dan bisa menyakitkan. Bahkan, cemburu bisa jadi masalah tersendiri di dalam kehidupan kita.

Cemburu biasanya melibatkan hubungan romantis. Walau demikian, bisa juga terjadi pada saudara kandung atau pada anggota keluarga lainnya, dan bisa juga terjadi dalam persahabatan, serta hubungan profesional.

Ciri-ciri orang yang sedang cemburu

Ada beberapa tanda yang biasanya muncul ketika seseorang merasa cemburu. Orang yang cemburu biasanya merasa terancam akan tersaingi oleh orang lain, merasa dipinggirkan oleh orang yang dicintai karena ada hal lain yang menggantikan dirinya, dll.

Perasaan tersebut sering kali muncul terutama didalam sebuah hubungan. Diantara ciri-ciri orang yang sedang cemburu adalah:

  • Merasa marah
  • Cemas
  • Merasa terancam
  • Sedih atau menangis
  • Sensitif
  • Suka mengalihkan perhatian
  • Bertindak ekstrim
  • Merasa terpinggirkan atau bisa juga merasa tidak dianggap, dll.

Perasaan cemburu tersebut biasanya membuat orang yang cemburu menjadi waspada, sensitif, dan posesif.

Ketika cemburu menimbulkan masalah

Ada orang bijak yang membagikan tips, ia mengatakan bahwa apabila kamu merasa sangat pencemburu dan membuat kamu merasa terganggu atau tidak nyaman, ada baiknya kamu menanyakan tiga hal ini terlebih dahulu kepada dirimu sendiri.

  • Apakah perasaan yang saya rasakan mengganggu kehidupan normalku?
  • Apakah perasaan cemburuku sangat kuat sehingga saya tidak bisa mengontrolnya?
  • Apakah perasaan cemburuku menyebabkan orang yang kucintai tersakiti?

Jika salah satu pertanyaan tersebut atau jika tiga-tiganya jawabannya adalah “Iya”, maka itu menandakan bahwa rasa cemburu yang kamu miliki bisa menyebabkan masalah di kehidupanmu.

Para ahli menyarankan kita untuk mencari terapis atau konselor untuk menangani masalah yang kita miliki jika kita tidak mampu menanganinya sendiri. Karena apabila dibiarkan berlarut-larut, dan apabila kita terus-menerus hidup dengan perasaan cemburu yang berlebihan, hal tersebut tidak hanya dapat menyebabkan kehidupan sehari-hari kita terganggu, melainkan juga dapat menyebabkan masalah kesehatan dan masalah bagi orang lain (pasangan).

Artikel Lainnya:  Kenapa Kayaknya di Rumah Terus itu Membosankan, dan di Luar itu Menyenangkan?

Bahaya cemburu berat

Cemburu yang menyebabkan kita kehilangan kendali, atau yang mengambil alih emosi kita; biasanya dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, diantaranya adalah:

  • Dapat menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur pada malam hari.
  • Dapat menyebabkan nafsu makan berkurang atau hilang sama sekali.
  • Bisa meningkatkan denyut jantung.
  • Dapat menyebabkan rasa lelah dan berkeringat.
  • Dapat menyebabkan depresi atau stres, dan lain-lain.

Tidak hanya mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari, rasa cemburu terutama yang berlebihan dapat menyebabkan pengaruh negatif misalnya, dapat menyebabkan ancaman bagi hubungan kamu maupun pasanganmu.

Pasangan yang cemburu, merasa sakit hati, lelah, cemas, dan marah seringkali berakhir dengan kehilangan kepercayaan. Yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan pertengkaran dan putusnya sebuah hubungan.

Cara menangani rasa cemburu yang berlebihan

Menangani cemburu bisa dilakukan dengan hal-hal positif dan dengan cara-cara yang praktis serta mudah. Beberapa saran berikut ini mungkin bisa kamu terapkan dalam kehidupanmu untuk mengatasi rasa cemburu atau menghilangkan rasa cemburu yang berlebihan.

1. Bicara dan terbuka kepada pasangan

Dalam sebuah hubungan, keterbukaan adalah kunci sukses yang membuat hubungan tetap langgeng dan baik-baik saja. Berbicara dan terbuka kepada pasangan dengan mengutarakan perasaan yang kamu rasakan tanpa menyalahkan pasanganmu adalah salah satu cara terbaik untuk menghilangkan rasa cemburu.

Pastikan pasanganmu tahu apa saja yang kamu rasakan yang membuatmu merasa cemburu atau khawatir.

Pilihlah waktu yang tepat dan tempat yang tepat untuk berbicara. Karena perasaan cemburu seringkali menyebabkan kita emosi dan kehilangan kendali.

Berbicara di tempat yang tenang dan banyak orang akan membantu kita mengendalikan emosi. Misalnya kita bisa berbicara di restoran pada saat makan malam sama atau di cafe.

2. Bersikaplah lebih objektif

Kadangkala, sebagai seseorang yang memiliki perasaan cemburu yang sangat besar, kita cenderung lebih sering berpikir dan melihat atau memandang sesuatu secara subjektif.

Artikel Lainnya:  10 Cara Menjadi Orang yang Berwibawa, Agar Mampu Menggerakkan dan Mempengaruhi

Untuk mengatasi perasaan cemburu, cobalah berpikir dari sudut pandang yang berbeda misalnya, lihatlah situasi secara objektif.

3. Tanyakan kepada dirimu, mengapa kamu cemburu?

Pelajari dan pertanyakan perasaan cemburu yang kamu miliki kepada dirimu sendiri. Tanyakan, mengapa kamu takut dan merasa marah.

Biasanya, ketika kita menanyakan sesuatu kepada diri kita sendiri mengenai apa yang kita rasakan, kita cenderung lebih tenang, lebih bisa mengambil langkah positif, serta lebih mudah untuk mengontrol emosi negatif.

4. Belajarlah untuk mempercayai orang lain

Rasa cemburu biasanya berawal dari ketidakpercayaan terhadap pasangan.

Memilih untuk percaya kepada pasangan, baik saat dia berada di dekatmu, atau tidak; adalah cara terbaik untuk mengurangi perasaan cemburu.

Sebisa mungkin, jangan berusaha mencari alasan-alasan atau bukti-bukti yang dapat menyudutkan pasanganmu.

Menangani cemburu pada anak-anak

Cemburu tidak hanya dialami dan dimiliki oleh orang dewasa. Akan tetapi, anak-anak juga bisa merasakannya. Jika kamu adalah orang tua yang memiliki lebih dari satu anak, beberapa tindakan kita seringkali menyebabkan anak-anak cemburu kepada saudaranya sendiri.

Cara menanganinya, cobalah melakukan beberapa saran berikut ini:

  1. Ajarkan anak untuk bersikap tegas dengan mengutarakan pendapat dan perasaan tanpa bersikap diluar kendali atau menjadi pendiam.
  2. Buatlah jadwal yang terstruktur untuk anak-anak, entah itu, bergantian diajak ke obyek wisata tertentu, bergantian diajak keluar, bergantian menggunakan laptop atau gadget, dan lain-lain.
  3. Bersikaplah adil kepada anak-anak dengan, sebisa mungkin jangan suka menyuruh anak yang lebih besar untuk mengalah jika ia benar. Sebaliknya, jangan selalu membela anak yang lebih kecil atau anak perempuan jika ia salah. Bersikaplah tegas, akan tetapi bukan dengan memberi hukuman yang dapat menyakiti fisik berlebihan maupun mental anak.

Sumber gambar: Pixabay.com

BAGIKAN
Ibu muda sekaligus nyambi jadi blogger yang menyukai banyak hal menyenangkan. Pecinta bakso tapi gak pernah sukses bikin bakso sendiri. Hobi nulis dan duit, kadang-kadang nulis dapet duit. :D Dan sedang belajar banyak hal di dunia IM. ;)

Bagaimana menurut Anda?

Komentar