10 Hal yang Bisa Bikin Orang Lain Nggak Suka pada Anda, Jangan Sampai Anda Tak Menyadarinya

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Apakah Anda ada merasa sepertinya orang-orang agak menjauhi Anda? Mencuekin Anda? Mulai agak jutek dengan Anda? Sehingga Anda khawatir jangan-jangan orang pada nggak suka dengan Anda?

Secara naluriah iba kita sebagai manusia, pastinya kita tidak nyaman bila banyak orang yang tidak menyukai diri kita. Namun sebetulnya itu tidaklah masalah, kalau memang kita tidak ada salah. Namun tentu saja itu masalah bila memang ternyata kita ada salah pada orang. Kalau seperti itu, maka haruslah kita coba instropeksi diri kita.

Nah, bisa jadi, terkadang 10 hal salah yang kita lakukan berikut inilah yang menyebabkan orang lain tidak suka pada kita.

1. Suka maksa. Meminta tolong tapi tanpa rasa segan.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Yang seperti ini lumayan banyak terjadi. Ada seseorang, yang orang lain suka menjauh kalau ada dia. Karena dia suka nyuruh-nyuruh, minta-minta, tapi tanpa segan dan rada maksa.

Normalnya kan kalau kita meminta tolong itu, kita sambil merasa segan. Seandainya orang mau bantu kita, yah alhamdulillah, namun tetap memohon maaf karena sudah merepotkan. Kalau belum bisa, yah paling kita bilang makasih atas waktunya. Nah, tapi kalau kita malah maksa harus, maka orang akan cenderung merasa aneh dan risih. Apalagi kalau orang tersebut tidak memiliki kewajiban apa-apa pada kita.

Kalau suka maksa seperti itu, jangan heran akan ada teman atau saudara kita yang saat hendak kita kunjungi, dia malah kabur sembunyi, atau pura-pura tidur.

2. Suka memotong pembicaraan.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Terkadang kita menganggap bahwa orang yang menarik itu adalah orang yang bisa bicara banyak hal. Padahal, belum tentu. Bisa jadi benar. Bisa jadi juga salah, kalau ngoceh melulu sampai orang lain tidak diberi kesempatan untuk berbicara juga.

Artikel Lainnya:  12 Hal yang Tak Akan Dilakukan Seorang Ayah yang Baik

Malah, kadang kita lebih menganggap orang yang menarik adalah yang senantiasa mau mendengarkan kita.

Maka dari itu ada baiknya kadang daripada kita banyak berbicara; cobalah untuk lebih banyak mendengarkan, peduli, dan perhatian terhadap apa perkataan orang lain.

3. Sok tahu.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Sok tahu di situ maksudnya mengarang suatu informasi. Padahal tidak tahu, tapi memaksa diri untuk membicarakannya. Padahal bisa jadi yang dikatakannya itu salah.

Kalau seandainya kita terlalu pede banget dengan kesalahan seperti itu, maka tidak heran orang lain akan menganggap kita tidak kredibel.

4. Suka menceritakan kejelekan orang lain, kadang malah memprovokasi.

Sumber ilustrasi: Flickr.com

Asal-asal menceritakan kejelekan individu yang tak disukai individu itu, merupakan dosa besar. Namanya ghibah.

Selain memang dosa, ghibah itu merisihkan. Meskipun bagi sebagian orang malah bikin kepo. Tapi yah tetap aja kan merisihkan. Memberikan aura negatif pula. Maka jangan heran, orang-orang baik senantiasa menjauhi para tukang ghibah.

5. Nggak sabaran.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Salah satu dampak buruk dari nggak sabaran adalah, bakal marah-marah nggak jelas.

Maka, jangan heran bila orang lain senantiasa risih dan menjauh dari orang yang nggak sabaran. Karena kalau dekat-dekat, malah jadi disemprot.

6. Bercandanya berlebihan, kasar pula.

Sumber ilustrasi: http://dibelakangpanggung.blogspot.co.id/

Pernah nonton Spongebob yang episode dia bikin stand up comedy menjelek-jelekkan Sandy? Iya, kadang ada oknum stand up comedy yang berlebihan dan lebay. Bikin lucu-lucunya dengan cara menjelek-jelekkan dan mem-bully orang lain.

Meskipun kejadian di Spongebob itu fiktif, tapi banyak juga fakta yang serupa demikian.

7. Seperti nggak pernah berterima kasih.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Yang nomor tujuh ini agak mirip dengan yang nomor satu. Hanya yang ini orang lain sudah membantu, meskipun sebelumnya dipaksa.

Nah, yang makin parahnya, sudahlah maksa, ketika dituruti malah tidak berterima kasih. Apalagi kalau ditambah ngomel lagi.

Artikel Lainnya:  Tinggalkanlah 7 Hal Ini; Maka Hidup Anda Bisa Menjadi Lebih Baik, Produktif, dan Hemat

Sikap bossy seperti itu bukan tidak mungkin bisa membuat orang lain jadi kapok berinteraksi.

8. Pelit.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Semakin parah apabila selalu memaksa orang lain membantu dirinya, namun dirinya malah pelit tidak mau membantu maupun memberi sesuatu pada orang lain. Apalagi kalau memang orang lain butuh.

9. Ingkar janji terus-menerus, apalagi sudah sepuluh kali.

Orang yang suka ingkar janji itu berbahaya bagi orang lain. Makanya wajar dijauhi, karena berpotensi merusak agenda penting orang lain.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Contohnya ada seseorang yang meminjam motor orang lain pada jam 7 pagi. Janjinya akan mengembalikan pada jam 4 sore. Namun, sudah jam 8 malam ternyata belum dikembalikan juga. Ternyata telatnya bukan karena hal-hal di luar dugaan, melainkan karena kelalaian dirinya sendiri.

Kalau seandainya seperti itu baru satu kali, mungkin orang masih bisa memaafkan. Tapi kalau ingkar janjinya diulang terus-menerus sampai enam kali, tujuh kali, bahkan lebih dari sepuluh kali; wajarlah orang jadi kapok dan males berinteraksi dengannya.

10. Bau.

Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Tentu saja kita cenderung menjauhi bau-bau tidak sedap yang membuat hidung kita merasa tidak enak. Bisa jadi itu bau jengkol, bau kaus kaki, bau ketiak, bau rokok, atau yang lainnya.

Maka wajar pula kalau orang lain agak menjauhi kita, seandainya kita bau.

Kalau yang ini mungkin tidak begitu parah, karena masalahnya bukan di sikap, melainkan di fisik. Sehingga relatif mudah diperbaiki.

Nah, begitulah kurang-lebih 10 hal yang mungkin bisa menjadi penyebab kenapa orang-orang mulai agak kurang suka dan menjauhi kita. Semoga bisa menjadi bahan instrospeksi kita bersama…

 

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar