Cara Mudah Mengatasi Insomnia, Gunakanlah Selimut yang Tebal dan Berat

Barangkali Anda heran, “Wah beneran tuh? Apa mungkin gitu doing tidur dengan menggunakan selimut yang tebal dan berat bisa menjadi solusi untuk stress, kecemasan, insomnia dan beberapa masalah lainnya?


Tidur tidak teratur dapat mengakibatkan berbagai macam masalah, berarti insomnia itu bisa jadi akar masalah dari berbagai masalah Anda. Kurang tidur, secara medis dikaitkan dengan kecemasan, dan bisa menyebabkan kita kehilangan fungsi normal pada siang hari.

Lebih dari itu, kita akan kesulitan berkonsentrasi, produktivitas di tempat kerja atau di Sekolah yang menurun, bahkan lebih parah lagi, hal tersebut seringkali mengganggu hubungan antara keluarga dan teman dan tidur tidak teratur juga menyebabkan masalah kesehatan serius seperti serangan jantung.

Maka dari itu, tentunya penting bagi kita untuk bersegera mengatasi penyakit insomnia tersebut.

Nah, terus, bagaimana tuh penjelasannya kok bisa mengatasi insomnia, hanya dengan menggunakan selimut yang tebal dan berat saja?

Bagaimana cara kerjanya?

Jadi, ada sebuah terapi yang hampir bisa dipastikan bermanfaat untuk semua orang. Terapi ini mirip dengan pijat. Tekanan yang diberikan di atas tubuh ternyata mempengaruhi psikologis dan fisik seseorang.

Menurut Temple Grandin, Ph.D., sentuhan dengan tekanan yang mendalam seperti sentuhan pada permukaan kulit saat kita membelai, memegang, atau mengusap ternyata bisa dijadikan sebagai terapi untuk meringankan sistem saraf dan dapat menyebabkan perasaan santai serta bisa menenangkan.

Secara tradisional, selimut yang sedikit lebih berat bisa dimanfaatkan untuk terapi okupasi pada anak-anak yang mengalami gangguan sensorik, kecemasan, stres atau yang berkaitan dengan masalah autisme.

Dalam perawatan psikiatri, selimut yang berat adalah salah satu alat yang paling ampuh untuk membantu mereka yang mengalami kecemasan, mudah marah, dan mungkin di ambang kehilangan kendali. Begitulah yang dikatakan oleh Karen Moore, seorang ahli terapi okupasional di Franconia di New Hampshire.

Artikel Lainnya:  Tanda-Tanda Penyakit Ginjal yang Perlu Anda Waspadai, Jangan Cuek Lhoo

Nah, kalau pengaruhnya pada penderita insomnia, begini..

Sebuah selimut yang memiliki bobot bagi tubuh akan bekerja layaknya sebuah pelukan hangat. Dan tekanan yang diberikan oleh selimut bisa membantu menenangkan sistem saraf. Ini merupakan terapi non-obat yang benar-benar aman dan efektif untuk membuat tidur kita menjadi lebih rileks.

Bahkan mereka yang mengalami gangguan kejiwaan, trauma, karena usia lanjut, dan banyak rumah sakit anak yang memanfaatkan selimut yang berbobot atau sedikit lebih berat untuk menenangkan kecemasan pasien dan untuk mempromosikan tidur yang nyenyak.

Cara ini sering kita temukan saat kita meninabobokkan bayi dengan memberikan tekanan dan berat tertentu serta usapan untuk memberikan rasa nyaman dan rasa lega.

Pada saat tekanan lembut diterapkan pada tubuh kita hal tersebut akan mendorong produksi serotonin yang akan membuat suasana hati meningkat. Ketika serotonin alami dikonversikan melatonin, tubuh kita akan memberikan isyarat untuk beristirahat.

Selimut yang tebal dan berbobot biasanya diberikan semacam plastic poly pallet yang dijahitkan pada seluruh bagian selimut untuk menjaga agar beratnya terdistribusi dengan baik pada badan.

Berat selimut bertindak sebagai sebuah terapi sentuhan yang mendalam dan bekerja pada reseptor dengan memberikan sentuhan diseluruh tubuh. Pada saat reseptor tersebut dirangsang, tubuh akan merasa nyaman serta aman.

Dalam sebuah studi klinis ditunjukkan bahwa, ketika titik-titik tertentu di tubuh kita ditekan, hal tersebut bisa memicu otak untuk meningkatkan produksi serotonin.

Selimut berbobot ini dikenal dengan nama Weighted Blanket, yang sangat efektif menghilangkan kecemasan. Sebuah studi pada tahun 2008 yang diterbitkan dalam Occupational Therapy in Mental Health menunjukkan bahwa selimut ini aman dan efektif untuk mengurangi kecemasan pada pasien. Hasilnya dikonfirmasi pada studi tahun 2012 yang dilampirkan dalam Australasian Psichiatry menunjukkan bahwa selimut tersebut berhasil menurunkan stres dan tanda-tanda kecamatan.

Artikel Lainnya:  17 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan, yang Jarang Sekali Diketahui

Bahkan, lebih dari itu, selimut tebal dan berat tersebut tak hanya bermanfaat untuk mengatasi insomnia dan kecemasan

Memang itu tadi kan; deteksi, kecemasan, gangguan bipolar dan sifat agresi, semuanya dikaitkan dengan tingkat sorotin rendah di otak. Semua itu bisa diatasi dengan menggunakan Weighted Blankets.

Selain itu, mereka (orang-orang yang sedang berjuang) melawan depresi, rasa cemas, trauma, paranoid atau mereka yang sedang menjalani detoksifikasi melaporkan bahwa selimut tersebut sangat membantu mengatasi gejala-gejala tersebut.

Lebih dari itu, selimut ini juga dilaporkan memberikan banyak bantuan terhadap pasien yang menderita penyakit dan gangguan yang berbeda seperti autisme, alzheimer, tourette, restless leg sydrom, dan celebral palsy.

Anda kepingin coba juga?

Sumber: bedding.lovetoknow.com

Selimut ini memiliki ukuran yang berbeda-beda akan tetapi rata-rata beratnya sangat sesuai dengan orang dewasa. Para ahli menyarankan kepada mereka yang ingin menggunakan selimut ini untuk meminta bimbingan kepada dokter atau terapis jika memiliki kondisi medis tertentu.

Tidak dianjurkan menggunakan selimut ini untuk penderita gangguan pernapasan, gangguan peredaran darah, atau apabila memiliki masalah pengaturan suhu tubuh. Begitu juga dengan mereka yang berada dalam proses pemulihan pasca operasi.

Dimana bisa mendapatkan weighted blankets?

Ada banyak kok, mungkin Anda bisa coba mulai browsing di Google dulu. Atau Anda juga bisa membuatnya sendiri.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar

BAGIKAN

Ibu muda sekaligus nyambi jadi blogger yang menyukai banyak hal menyenangkan. Pecinta bakso tapi gak pernah sukses bikin bakso sendiri. Hobi nulis dan duit, kadang-kadang nulis dapet duit. :D Dan sedang belajar banyak hal di dunia IM. ;)