5 Cara Menolak Ajakan dan Permintaan Tolong Orang, Tanpa Membuatnya Merasa Nggak Enakan

Ada kalanya Anda sedang sibuk mengerjakan hal-hal yang memang harus Anda kerjakan. Anda tidak ingin diganggu. Anda ingin fokus dan konsentrasi menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Namun, tiba-tiba teman ataupun saudara Anda memanggil Anda, mengajak Anda untuk pergi ke suatu tempat, atau meminta tolong kepada Anda untuk melakukan sesuatu.

Hmm.. jadilah dilema..

Nah, sekiranya memang pekerjaan Anda tersebut begitu penting dan mendesak, sehingga tidak mungkin ditunda-tunda, maka dengan terpaksa Anda harus menolak ajakan dan permintaan orang-orang.

Tetapi, bisa jadi dirinya akan merasa nggak enakan. Bahkan Anda sendiri pun bisa merasa nggak enakan juga.

Agak malu, dan merasa bersalah, serta khawatir akan dianggap egois oleh orang-orang. Meski sebenarnya Anda nggak mau mengecewakan mereka..

Nah, maka dari itu, Anda harus belajar seni bagaimana caranya mengatakan “Tidak”pada ajakan dan permintaan orang lain, namun tanpa membuat mereka merasa tidak enakan.

Setidaknya, ada 5 jurusnya. Berikut ini dia.

1. Terima saja permintaannya, tapi katakan bahwa Anda baru bisanya mungkin besok atau Minggu depan

Bisa juga sebetulnya Anda terima saja ajakan atau tawaran dari orang lain tersebut, tapi katakan padanya kalau sekarang Anda belum bisa. Anda katakan saja yang sejujurnya, bahwa Anda bisa ada waktunya kalau besok, atau kalau Minggu depan.

Jurus yang satu ini lumayan ampuh beberapa kali saya praktekkan.

Misalnya, saya sedang sibuk mengerjakan sesuatu. Tiba-tiba, ada seseorang yang minta tolong ke saya untuk membuat desain spanduk suatu acara.

Kemudian saya katakan, “Kira-kira bapak butuhnya kapan ya Pak?” Lalu Bapak tersebut bilang, “Kalau bisa sih segera. Soalnya mau dicetak malam ini.” Maka saya bilang, “Oh, kalau besok saja bisa nggak ya Pak? Soalnya hari ini saya masih ada beberapa pekerjaan..” Lalu beliau berkata, “Oh okey deh terima kasih sebelumnya, kalau begitu saya coba minta sama si Anu, soalnya acaranya besok sih.. Jadi memang harus dicetak malam ini..”

Artikel Lainnya:  Wahai Para Calon Suami, Ingatlah 7 Nasehat Ini Sebelum Memperistri Dia, Agar Dia Tidak Ilfeel Kelak

Nah, begitulah.

Meskipun bisa jadi akhirnya orang yang mengajak atau meminta tolong tersebut mengurungkan niat. Namun, terlepas dari itu, apabila memang faktanya nanti Anda punya waktu, maka benar-benar penuhilah janji Anda.

2. Beri dia alternatif diri Anda

Nah, Anda bisa menolak ajakan atau permintaan orang lain, sambil memberikan alternatif diri Anda.

Misalnya, ada seseorang yang meminta saya untuk membuatkan desain spanduk. Namun, sayangnya saya sedang tidak ada waktu. Maka, saya berikan dia rekomendasi orang lain yang bisa desain juga. Saya katakan, “Oh coba Kamu hubungi saja si Anu, dia juga bisa kok..”.

3. Ceritakan detail latar belakang dan dampak dari kesibukan Anda. Pahamkan dia bahwa hal tersebut penting dan mendesak

Tidak bisa tidak, setiap persoalan memang harus dibicarakan. Tidak ada masalah yang ujuk-ujuk selesai tanpa adanya komunikasi.

Maka, sekiranya Anda sedang sibuk banget, kemudian ada orang yang terus-menerus mengajak Anda untuk melakukan hal lain selain kesibukan tersebut; Anda harus jelaskan padanya bahwa kesibukan tersebut memang penting dan mendesak.

Anda ceritakanlah latar belakang dan dampak terkait kesibukan tersebut. Misalnya, Anda punya hutang banyak yang harus segera dilunaskan, atau Anda terancam pemutihan apabila skripsi Anda tak kunjung selesai, atau Anda sudah janji dengan orang lain, atau kesibukan Anda tersebut akan menimbulkan masalah dan keburukan besar apabila tidak segera diselesaikan, atau yang lainnya.

Dengan begitu, semoga orang yang tadinya mengajak atau meminta tolong Anda tersebut menjadi mengerti.

4. Tunjukkan fakta sebelumnya bahwa biasanya saat Anda tidak sibuk, Anda bisa memenuhi permintaannya

Katakan padanya, bahwa kali ini Anda tidak bisa menerima ajakan ataupun permintaan tolongnya, karena memang sekarang sedang sibuk. Kemudian, paparkan juga saat-saat kemarin bahwa biasanya kan Anda mau-mau saja menerima ajakan atau permintaan tolongnya, kalau memang sedang tidak sibuk.

Artikel Lainnya:  7 Cara yang Biasa Dipakai untuk Mengubah Keyakinan dan Perilaku Seseorang, Awas Jangan Sampai Salah!

Dengan begitu, dia jadi paham bahwa memang kali ini Anda sedang sibuk beneran, makanya tidak bisa. Tidak seperti kemarin yang memang tidak sibuk, makanya bisa.

5. Katakan maaf. Tunjukkan bahwa sangat disayangkan Anda tak dapat membantunya

Tentunya, menolaknya dengan permintaan maaf. Tunjukkan pula sebetulnya sangat disayangkan bahwa Anda tidak dapat membantunya.

Nah begitulah kurang-lebih 5 jurus bagaimana menolak ajakan dan permintaan tolong seseorang, tanpa membuat Anda dan dia merasa nggak enakan.

Namun sebelumnya perlu Anda catat, jurus ini hanya digunakan apabila memang Anda sedang sibuk banget. Jangan sampai jurus ini disalahgunakan. Misalnya, dipakai untuk ngeles. Padahal nggak sibuk, namun hanya karena malas, kemudian menolak ajakan dan permintaan orang lain.

Sayangnya, jurus ini tidak kompatibel dipakai untuk ngeles. Selain itu, bisa jadi Anda berdosa karena berbohong. Juga, bisa jadi Anda melewatkan kesempatan bagus untuk membantu orang lain.

Nah, begitulah.. semoga bermanfaat yaa…

Oh iya, apabila Anda punya jurus lain, boleh silahkan Anda bagi-bagi di kotak komentar di bawah ini yaa..

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar