8 Bahaya yang Akan Terjadi, Kalau Anda Tak Membuat To-Do List Mau Ngapai Aja Seharian

8 Bahaya yang Akan Terjadi, Kalau Anda Tak Membuat To-Do List Mau Ngapai Aja Seharian

Salah satu tips agar kita bisa senantiasa produktif adalah, kita itu harus senantiasa pula membuat to-do list. Kita harus mencatat, apa saja yang hendak kita kerjakan selama satu hari tersebut.

Kalau tidak? Kalau tidak, maka besar kemungkiannya Anda akan mengalami 8 bahaya berikut ini.

1. Bakal lupa mau ngapain aja

Pernahkah Anda punya rencana ingin melakukan beberapa aktivitas nanti atau esok, namun kemudian lupa sebagian, akhirnya hanya sebagian saja yang dikerjakan?

Misalnya Anda teringat ingin melakukan 6 hal, tapi ternyata hanya 4 atau 5 yang ingat. Namun baru ingat kembali saat malam harinya, atau saat esok harinya.

Yah begitulah sebagian dari kita, mudah lupa. Maka dari itu, apabila Anda teringat hendak melakukan sesuatu, segeralah catat. Agar kemudian catatan tersebut menjadi panduan Anda mau ngapain aja.

Saat ini aplikasi android dan iOS yang bisa membantu Anda untuk mencatat, lumayan banyak. Misalnya favorit saya itu Evernote. Atau kalau misalnya Anda ingin catat manual pada sebuah buku, boleh juga.

2. Bakal bingung, mau kerjain yang mana dulu

Bisa jadi mungkin Anda nggak lupa, tapi, Anda bingung sebaiknya mau mulai dari yang mana dulu.

Bahkan terkadang kebingunan itu dapat memupuk kemalasan. Dan kemalasan adalah pangkal dari tidak produktifnya Anda.

3. Penggunaan waktu jadi nggak efektif dan efisien

Selain itu, terkadang meski jumlah agenda dalam satu hari sama, namun efektivitas dan efisiensinya bisa berbeda apabila kita dapat mengurutnya.

Misalnya, Anda punya agenda untuk service handphone, mengujungi seseorang, kemudian belanja sembako. Nah, agar efisien, baiknya Anda belanja sembakonya sekaligus saja saat pulang dari tempat service ataupun tempat seseorang tersebut. Daripada kalau Anda belanja pada waktu khusus sendiri, maka bensin dan tenaga yang Anda pakai untuk pergi jadi lebih boros kan.

Artikel Lainnya:  7 Kebiasaan Penulis Hebat, Saat Membuat Konten yang Disukai Audiens

Misalnya lagi, Anda rencanya besok mau menulis. Tapi Anda nggak menentukan nulisnya kapan; pagi, siang, sore, atau malam, jam berapa. Sebaiknya, Anda nulis di waktu yang memang  Anda nyaman dan mood untuk menulis. Misalnya subuh. Nah, kalau Anda nggak nentuin subuh untuk menulis, bisa jadi Anda malah nulis di waktu siang atau sore yang notabene agak merasa jenuh dan susah menemukan ide.

4. Bakal ngawur malah ngerjain hal-hal lain

Nah saya rasa ini penyakit yang paling berbahaya. Niatnya mau ngerjain tugas, eh akhirnya malam main game, nonton film, bercanda dengan teman, hingga akhirnya sudah larut malam dan mengantuk. Sementara tugas belum selesai.

Hal tersebut sangat wajar terjadi, karena memang Anda kurang punya bayangan jelas terkait gambaran aktivitas harian Anda pada satu hari itu.

Maka dari itu, buatlah to-do list. Bahkan lebih baik lagi didetailkan durasi dan jamnya, agar gambaran Anda jadi lebih jelas.

5. Berpotensi akan keteteran

Apabila keempat hal di atas sudah Anda alami, maka otomatis Anda bisa keteteran. Terutama yang poin 3 dan poin 4. Saat sumber daya waktu dan tenaga Anda tak digunakan secara proporsional, sementara tugas utama belum selesai, maka rasanya menjadi agak lebih berat untuk mengerjakannya.

6. Nggak berkembang jadi lebih baik, karena nggak ada yang bisa dievaluasi

Jika Anda sudah buat to-do list, maka pada malam harinya Anda bisa dengan mudah mengevaluasi. Apakah seharian ini optimal produktif atau tidak.

Namun kalau tiada to-do list, maka apa yang mau dievaluasi? Apa yang mau dilakukan saja tidak jelas, pun apa yang sudah dilakukan tidak jelas.

7. Akhirnya tidak produktif…

Yah, dan akhirnya tidak produktif

Hal ini pun lumayan sering saya alami sebelumnya. Kalau punya to-do list, justru sebaliknya, lumayan bisa produktif.

Artikel Lainnya:  5 Tips Efektif Mengatur Penggunaan Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyelesaikan Suatu Kerjaan

8. Dan itu akan menjadi kebiasaan buruk, yang mungkin tidak mudah untuk diubah

Berhati-hatilah Anda. Kalau tujuh poin di atas terus-menerus Anda alami, kebiasaan buruk tersebut tak Anda ubah sekarang juga, maka akan menjadi kebiasaan.

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar