Yang Sering Ngaret Janjian, Baca 8 Tips Ini! Besok Bakal Tepat Waktu Deh

tips cara agar tepat waktu tidak sering terlambat menepati janji

Seberapa sering Anda tergesa-gesa di jalan, karena terlambat mau janjian?

Anda pasti paham, kalau tergesa-gesanya begitu keseringan, itu namanya parah. Nggak bisa begitu terus-menerus. Terlebih lagi kalau pada hal yang tidak ada kesempatan kedua, seperti misalnya janjian wawancara pekerjaan, ketemuan sama  calon investoer, calon mertua, dan sebagainya.

Nah, maka dari itu, berikut ini adalah 8 tips yang akan sangat membantu Anda, yang bisa membuat Anda yang tadinya tukang terlambat, menjadi ahlinya on-time!

1. Tulis Daftar Apa Saja yang Anda Butuhkan! Tulis!

Anda sering menghabiskan banyak waktu buat mencari-cari sesuatu atau beberapa barang yang mau Anda bawa? Ntah dimana terakhir kali Anda meletakkannya gitu, padahal ketika sedang tidak dibutuhkan, banyak berserakan.

Bahkan, Anda juga kerap mengingat-ingat apa lagi yang sekiranya lupa dibawa, ketika di depan pintu Rumah?

Kenapa Anda bisa begitu, bisa jadi karena Anda tidak punya aturan tertulisnya dari awal.

Lain halnya kalau Anda punya daftarnya, yang sudah Anda buat dari jauh-jauh hari. Jadi, sebelum Anda berangkat, Anda bisa tahu betul (bukan cuman perasaan dan prasangka) barang-barang apa saja yang harus Anda bawa. Dan kalau sudah terbawa, bisa Anda centang check list di daftar yang Anda buat sebelumnya.

Lebih bagus lagi kalau Anda punya buku catatan khusus. Ntah itu dalam bentuk benda fisik atau soft file.

  • Kalau mau ke undangan nikahan, persiapan barangnya ini, ini, dan ini.
  • Kalau mau rapat, persiapan barangnya ini, ini, ini.
  • Kalau mau olahraga, persiapan barangnya ini, ini, ini.

Nah, kalau begitu, kan enak…

2. Berkemas Lebih Awal

Penyakit kebanyakan orang itu menunda-nunda. Dan itulah salah satu jawabannya, kenapa orang sukses di dunia ini nggak banyak, dan nggak cepat. Dikasih waktu ngerjainnya 7 hari, tapi malah mulai dikerjain H-1 deadline.

Nah, bila Anda mau janjian, menghadiri pertemuan, acara, atau yang sejenisnya, biasakanlah dari sekarang untuk berkemas lebih awal. Jangan di situ mau pergi, di situ baru bersiap-siap. Bisa dari beberapa hari sebelum hari H, di malam hari sebelum esok, bahkan juga di dini hari sebelum matahari terbit. Victory loves preparation..

3. Jangan Multi-Tasking Saat Bersiap-Siap Mau Berangkat

Saat Anda bersiap-siap mau berangkat ke suatu janjian, fokuslah pada persiapan suatu janjian itu saja.

Artikel Lainnya:  11 Cara Menghafal Cepat dan Tidak Mudah Lupa

Jangan sambil mengerjakan persiapan janjian yang lainnya lagi. Khawatirnya nanti Anda malah puyeng, ketuker apa saja yang harus dipersiapkan.

Makanya itu tadi kan, ada baiknya Anda punya database persiapan acara. Ketika janjian rapat A, persiapannya ini, ini, ini. Ketika janjian rapat B, persiapannya ini, ini, ini.

4. Hilangkan Kebiasaan “Ah, tanggung!” Sebelum Berangkat

Itu tadi, Anda harus bener-bener fokus saja ke persiapan sebelum berangkat. Jangan mentang-mentang masih ada beberapa menit sebelum waktu yang dijanjikan, Anda malah ngerjain yang lain, cuci baju, rapihin buku, setrika pakaian, beres-beres perabotan, main game, chatting, dan lain-lainnya yang tidak ada hubungannya dengan janjian Anda, dan notabene ngabisin banyak waktu.

Anda pastikan dulu persiapan Anda sudah beres. Semua daftar Anda harus sudah tercentang check list dulu!

5. Usahakan Jangan Membuat 2 Janji yang Waktunya Sangat Berdekatan

Nggak jarang. Janji yang waktunya berdekatan adalah penyebab utama keterlambatan. Bayangkan, jika satu saja terlambat, maka yang lainnya akan ikut terlambat.

Jadi, hindarilah beberapa pertemuan yang waktunya mepet. Berilah rentang jeda waktu. Jangan sungkan, toh itu juga demi optimalnya kontribusi Anda di pertemuan tersebut.

6. Tandai janji yang Anda buat di Kalender

Dengan menandai tanggal dan waktu pertemuan di kalender, Anda bisa menentukan kapan harus berhenti bekerja, berkemas, dan berangkat.

Anda juga bisa memanfaatkan kalender di smartphone, agar bisa dicek setiap saat. Atau, gunakan aplikasi yang dilengkapi nada pengingat alarm gitu untuk mengingatkan bahwa  Anda harus menghadiri suatu acara beberapa jam kemudian.

7. Berikan Tenggang Waktu antara 2 Pertemuan

Jika Anda berjanji untuk bertemu dengan dua orang di tempat yang berbeda, Anda bisa saja terjebak macet, terutama di wilayah perkotaan. Atau yang pastinya, bisa saja Anda capek, butuh istirahat dulu. Jadi nggak bisa maraton ketemuan ya kan.

Artikel Lainnya:  11 Cara Mendapatkan Tidur yang Berkualitas, Agar Kantuk Tak Mengganggu Perjuangan Anda

Sebagai solusinya, Anda bisa memberikan waktu tambahan atau buffer time di luar perkiraan waktu yang Anda habiskan dalam perjalanan. Setidaknya, Anda masih memiliki tenggang waktu jika secara tiba-tiba sesuatu yang tak terduga terjadi dalam perjalanan.

Namun, jika semuanya berjalan lancar, tanpa kendala dalam perjalanan, berarti Anda memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadiri pertemuan tersebut.

8. Sesuaikan Jadwal Anda dengan Jadwal Kendaraan Umum yang Anda Gunakan

Jika Anda menggunakan kendaraan umum menuju tempat pertemuan, Anda harus lebih seksama saat mengatur jadwal pertemuan. Jangan berharap kalau kendaraan yang Anda butuhkan tersedia setiap saat.

Bagaimana jika Anda terlambat 30 detik saja dengan keberangkatan pesawat? Meski hanya 30 detik, tetap saja namanya terlambat, dan Anda harus menunggu keberangkatan pesawat berikutnya.

Begitu pula soal transportasi lain, kapal, kereta, ojek, taksi, dan lain-lain.

Untuk itu, Anda bisa memanfaatkan jadwal online, men-download aplikasi transit, atau menggunakan booklet jadwal keberangkatan kendaraan yang akan Anda gunakan.

Ada baiknya Anda tandai dan catat, suatu transportasi itu biasanya tabiatnya gimana. Supaya Anda bisa menyesuaikannya dengan persiapan Anda. Sekalian bisa juga Anda buat antisipasinya kalau kenapa-kenapa.

Begitulah….

BAGIKAN
Mufakir adalah seorang otaku tobat yang merasa dirinya masih belum banyak bermanfaat bagi orang lain, dan berusaha selalu ingin bermanfaat bagi orang lain. Baginya sukses itu sederhana, yaitu hari ini lebih baik dari hari kemarin. Passion menulis artikel seputar motivasi dan produktivitas.

Bagaimana menurut Anda?

Komentar