6 Sebab Kenapa Baterai Android Cepat Habis?

penyebab baterai android cepat habis
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Kita sering bertanya-tanya, mengapa baterai smartphone Android cepat sekali habis? Padahal baru saja kita charge hingga 100%. Rasanya belum sampai satu hari, bahkan belum sampai setengah hari baterai sudah terkuras dan hampir habis.

Banyak masyarakat awam yang belum memahami penyebab mengapa baterai smartphone yang menggunakan sistem operasi Android sangat cepat habis. Sehingga mereka pun menganggap HP Android tidak bagus.

Jadi, apa sebenarnya penyebab baterai Android boros?

1. Layar smartphone

kenapa baterai android cepat habis
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Gadget modern menggunakan layar berukuran besar mulai dari 3,5 inchi hingga lebih dari 10 inchi (12 inchi). Namun rata-rata, kebanyakan smartphone saat ini menggunakan layar antara 4.5 inchi hingga 5.5 inchi karena dianggap ideal, tidak terlalu kecil dan juga tidak terlalu besar. Sehingga lebih mudah digenggam dan mudah dioperasikan dengan satu tangan sekalipun.

Sayangnya, ukuran layar yang cukup besar tersebut membutuhkan energi yang tidak sedikit. Sehingga menyebabkan baterai Android sangat cepat habis.

Apa saja setting-an pada layar yang bisa kita lakukan untuk menghemat baterai Android?

  • Gunakan layar yang redup. Apabila kecerahan layar diatur seminimal mungkin, maka penggunaan energi akan lebih hemat. Sebaliknya, apabila layar di-setting dengan brightness maksimal atau tinggi, maka baterai juga akan cepat habis.
  • Setting smartphone dengan mengaktifkan automatic brightness agar layar bisa menyesuaikan dengan kondisi sekitar.
  • Pemilihan warna yang ditampilkan pada layar. Warna-warna cerah seperti warna putih lebih cepat menguras energi dibandingkan dengan warna-warna gelap seperti warna hitam. Menggunakan wallpaper gelap atau membaca dengan night mode bisa menghemat lebih banyak baterai.
  • Atur agar layar smartphone mati sebelum 1 menit apabila tidak dioperasikan.

Memilih smartphone berlayar besar membutuhkan baterai yang juga berukuran besar. Namun jika baterai yang disediakan berkapasitas kecil, maka secara otomatis, baterai smartphone tidak akan mampu bertahan lama saat digunakan.

Artikel Lainnya:  12 Cara Agar Baterai Android Tidak Cepat Habis, Harus Dicoba Nih Biar Nggak Merasa Sebal Melulu di Jalan

Maka, saat membeli smartphone, perhatikan dan pertimbangkan ukuran layar dan kapasitas baterai.

2. Penggunaan kamera yang terlalu sering

penyebab batre android cepat habis
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Kamera membutuhkan daya besar untuk menangkap gambar atau merekam video. Semakin sering Anda menggunakan kamera smartphone, maka baterai akan lebih cepat terkuras. Cara menghemat baterai smartphone Android saat menggunakan kamera adalah dengan:

  • Menurunkan kualitas gambar atau video sehingga kamera bekerja lebih cepat dan ringan.
  • Minimalkan penggunaan fitur HDR.
  • Jangan gunakan lampu flash saat mengambil foto atau video.

3. Konektivitas

mengapa baterai android cepat habis
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Dengan menggunakan smartphone kita lebih banyak terhubung ke internet. Sehingga berbagai aplikasi yang kita gunakan akan terus-menerus mengirim dan menerima data.

Namun selain internet, beberapa konektivitas penting yang seringkali menyebabkan baterai terkuras yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:

  • Mengaktifkan bluetooth. Bluetooth apabila tidak dibutuhkan dan tidak digunakan, sebaiknya dimatikan.
  • WiFi. Apabila Anda tidak sedang terhubung ke jaringan Wifi dan tidak membutuhkannya, sebaiknya matikan. Karena apabila tidak, WiFi akan terus terkoneksi atau jika tidak ada jaringan Wifi, maka smartphone akan terus berusaha mencari.
  • Matikan koneksi internet jika tidak dibutuhkan. Jika terpaksa harus selalu online, Anda bisa mengaktifkan mode “2G only” untuk mengurangi kebutuhan daya.
  • GPS (set location) jika tidak dibutuhkan sebaiknya dimatikan.
  • Matikan mode “keep Wifi on during sleep” untuk menghemat energi saat smartphone dalam keadaan stand by.

4. Aplikasi yang terhubung ke internet

penyebab baterai android boros
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Berbagai aplikasi yang sync secara continue adalah vampir bagi baterai. Berbagai aplikasi yang bisa sync dan banyak menguras baterai diantaranya adalah:

  • Snapchat
  • Netflix
  • Facebook
  • BBM
  • Instagram
  • Messenger
  • ChatON voice and video chat
  • The weather channel
  • Sportify music
  • Clean Master (boost & App lock)
  • Line

5. Widget pada homescreen

kenapa baterai android boros
Sumber ilustrasi: Pixabay.com

Menggunakan widget memang menyenangkan. Berbagai hal bisa kita lihat secara instan dengan memanfaatkan widget tanpa harus repot-repot membuka aplikasi bersangkutan.

Artikel Lainnya:  5 Cara Mengeringkan Sepatu dengan Cepat, Penting Disimak Nih, Apalagi Sekarang Musim Hujan

Sayangnya, menempatkan terlalu banyak widget di homescreen membuat kinerja smartphone menjadi lambat dan membuat baterai terkuras lebih cepat.

Untuk menghemat baterai Android, minimalisir penggunaan widget pada home screen.

6. Bermain game 3D

penyebab baterai tablet cepat habis
Sumber ilustrasi: pcdn.com

Bermain game memang menyenangkan. Akan tetapi, di balik berbagai manfaatnya tersebut, game-game besar dan berat terutama yang berbentuk 3 dimensi membutuhkan resources hardware dan energi (baterai) yang tidak sedikit. Sehingga tidak heran apabila ketika kita bermain game, smartphone akan mudah panas dan baterai cepat habis.

Game populer Android yang dianggap paling banyak menguras baterai diantaranya adalah:

  • Puzzle and Dragon
  • Hay Day
  • Candy Crush Saga (King)
  • Cookie Jam
  • Minecraft
  • Pet Rescue Saga
  • Farm Heroes Saga
  • Bubble Witch 2 Saga
  • Clash of Clans
  • Angry Bird

Untuk menghemat energi, Anda bisa meminimalisir penggunaan smartphone untuk bermain game, mengurangi konektivitas langsung ke internet, dan jangan lupa untuk mengaktifkan fitur “baterai server” yang biasanya sudah disediakan langsung oleh vendor penyedia smartphone.

Selain itu, melakukan back up berbagai jenis data mulai dari video hingga gambar-gambar yang membuat memori internal menjadi penuh juga perlu dilakukan.

Agar kinerja smartphone lebih mulus dan tidak berat. Dengan begitu, baterai dan hardware yang digunakan tidak akan terlalu banyak untuk mengangkat agar performa smartphone bisa berjalan pada mode maksimal.

BAGIKAN
Ibu muda sekaligus nyambi jadi blogger yang menyukai banyak hal menyenangkan. Pecinta bakso tapi gak pernah sukses bikin bakso sendiri. Hobi nulis dan duit, kadang-kadang nulis dapet duit. :D Dan sedang belajar banyak hal di dunia IM. ;)

Bagaimana menurut Anda?

Komentar