7 Penyebab Kenapa AC Tidak Dingin, yang Jarang Diketahui Orang-Orang

penyebab ac tidak dingin

Tampaknya pemanasan global sudah mulai terasa, bahkan di beberapa daerah yang beberapa dekade sebelumnya terasa sejuk dan dingin, saat ini sudah mulai terasa panas. Namun tidak hanya kondisi cuaca yang menyebabkan panas meningkat, melainkan juga karena sempitnya area pemukiman sehingga tidak banyak celah bagi angin untuk masuk ke dalam rumah.

Kebutuhan penyejuk udara terutama pada musim panas terus meningkat, terutama di kota-kota besar. Walaupun masalah AC relatif mudah untuk diperbaiki dan tidak memerlukan biaya terlalu besar, namun tetap saja akan sangat mengganggu apabila sering terjadi.

Salah satu masalah yang paling sering dialami adalah, apabila pendingin ruangan yang kamu miliki tidak dapat memberikan kesejukan seperti yang seharusnya. Ada beberapa penyebab AC tidak dingin dan berikut adalah beberapa diantaranya.

1. Desain Sistem yang Buruk

Pada saat kita membeli AC, kita harus mempertimbangkan besar ruangan dimana AC akan diinstal (dipasang).

Kamu harus mengetahui hitung-hitungan tertentu mengenai besar ruangan dan kebutuhan pendingin ruangan yang tepat. Jika kamu tidak bisa memperkirakan hal tersebut, kamu bisa menanyakannya kepada ahli (tukang AC) atau kepada penjualnya.

Karena, apabila kamu membeli pendingin ruangan yang terlalu kecil dengan BTU rendah, maka sangat tidak cocok apabila kamu menempatkannya di ruangan yang sedikit agak lebar. Contoh kecil, ruangan berukuran 4 x 5 meter sangat ideal apabila diberikan AC 1,5 PK. Sedangkan ruangan yang lebih kecil misalnya 3 x 4 meter biasanya hanya membutuhkan sekitar 6.000 – 7.000 BTU saja. Artinya ruangan tersebut bisa dipasangkan AC dengan kemampuan 3/4 PK.

Apabila ruangan yang kamu miliki terlalu kecil, sebisa mungkin hindari menginstal AC dengan PK terlalu besar karena justru akan membuat ruangan menjadi terlalu dingin dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Selain itu, AC dengan PK besaran juga membutuhkan tenaga yang lebih besar sehingga tagihan listrikmu akan membengkak.

2. Cuaca

Cuaca sangat berpengaruh pada dingin dan tidaknya ruangan. Walaupun kamu baru saja menginstal AC baru. Pada malam hari, kondisi cuaca cenderung lebih dingin sehingga AC bisa bekerja maksimal. Sedangkan pada siang hari terutama pada saat kondisi sangat terik dimana tembok dan atap rumah menjadi panas, kemampuan AC akan menurun. Jika AC tidak mampu memberikan kesejukan, kamu bisa menurunkan suhunya.

Artikel Lainnya:  Cara Membersihkan Laptop dari Debu, Selain Harus ke Tempat Service

3. Kondisi Ruangan

Kondisi ruangan sangat berpengaruh. Apabila ruangan tersebut langsung terkena sinar matahari dan temboknya terbuat dari campuran semen dan pasir saja tanpa ada tambahan kapur, kemungkinan besar ruangan tersebut akan sangat panas. Kapur memang dapat menyebabkan tembok tidak terlalu kuat namun sangat bermanfaat untuk memberikan rasa dingin.

Selain itu, jika kamar atau ruangan tersebut memiliki banyak jendela yang langsung diterpa sinar matahari, terutama jendela kaca, maka sudah bisa dipastikan bahwa panas yang ada di dalam ruangan akan meningkat beberapa kali lipat dibandingkan dengan ruangan yang kaca jendelanya tidak terkena sinar matahari lansung.

4. Jumlah Penghuni Ruangan

AC bisa menjadi tidak terasa terlalu dingin apabila orang yang ada di dalam ruangan tersebut sangat banyak. Satu orang dewasa bisa membutuhkan 600 BTU. Sedangkan anak-anak membutuhkan 400 BTU. Selain itu, barang elektronik lain yang menghasilkan panas seperti televisi terutama televisi yang menggunakan tabung CRT menghasilkan panas yang sangat tinggi.

Selain itu, komputer juga menghasilkan panas yang lebih besar dibandingkan dengan laptop. Jadi, jika dalam satu ruangan ada televisi, komputer yang menyala, charger HP, smartphone yang digunakan untuk bermain game, atau barang elektronik yang lainnya yang hidup, kesemuanya akan menghasilkan panas yang sangat besar sehingga menyebabkan AC tidak mampu memberikan kesejukan.

Disamping itu, aktivitas di ruangan yang dilakukan oleh penghuninya juga sangat berpengaruh. Apabila penghuninya tidur, secara otomatis suhu yang dihasilkan oleh tubuhnya juga sangat rendah. Namun sebaliknya jika penghuni ruangan tersebut aktif dan mengeluarkan suhu panas, maka bisa dipastikan BTU dibutuhkan akan lebih tinggi.

5. Penempatan Mesin AC di Luar Ruangan

Menempatkan kipas atau mesin di luar ruangan juga tidak bisa sembarangan. Kita, setidaknya harus menyediakan tempat yang cukup lega agar mesin tersebut bisa bernapas dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Apabila mesin AC outdoor ditempatkan di tempat yang sempit, maka hal tersebut sudah pasti dapat mengganggu kinerjanya. Idealnya, AC outdoor atau mesin yang ada di luar harus memiliki jarak minimal 60 cm dari tembok di depan, kiri, kanan, serta atasnya.

Artikel Lainnya:  Cara Membuat Infokus Proyektor Smartphone dengan Kotak Sepatu, Cobain Yuk!

Apabila hal ini tidak dipertimbangkan, kemungkinan besar kompresor AC akan cepat panas dan rusak.

6. Apabila Tidak Pernah Diservis

Seperti kendaraan, AC juga butuh untuk di service dan dibersihkan. Apabila kamu merasa AC di ruangan tidak dingin lagi, sudah waktunya untuk memanggil tukang AC untuk membersihkan dan memeriksa kondisinya.

Apabila kamu membutuhkan service, kamu juga harus pintar dan jangan mau dibodohi oleh tukang service AC. Freon yang ada pada AC bisa bertahan selama kurang lebih 3 hingga 4 tahun pemakaian. Setelah itu baru diisi ulang. Atau tergantung dari frekuensimu menghidupkan AC.

Service AC dan membersihkannya harus dilakukan minimal tiga (3) bulan sekali.

7. Freon Bocor

Penyebab AC tidak dingin yang lainnya adalah karena freon yang bocor. Apabila kamu merasa AC tersebut hilang dinginnya hanya dalam waktu beberapa bulan, misalnya dua hingga tiga bulan, maka hal tersebut harus segera diberikan perhatian ekstra. Selain itu bisa juga disebabkan karena kebocoran evaporator, karena kompresor yang rusak, atau karena MCB yang bermasalah.

Mengatasi AC yang tidak dingin juga bisa dilakukan dengan mengecek kondisi kamar apakah kamar tersebut berhubungan langsung dengan kamar yang panas. Jika iya, kamu setidaknya harus membuka jendela dan pintu kamar tersebut untuk memberikan ventilasi yang lebih baik agar udara yang masuk lebih banyak. Dengan begitu, kamar tersebut tidak akan terlalu panas sehingga ruangan ber-AC yang kamu miliki bisa lebih dingin.

BAGIKAN
Ibu muda sekaligus nyambi jadi blogger yang menyukai banyak hal menyenangkan. Pecinta bakso tapi gak pernah sukses bikin bakso sendiri. Hobi nulis dan duit, kadang-kadang nulis dapet duit. :D Dan sedang belajar banyak hal di dunia IM. ;)

Bagaimana menurut Anda?

Komentar